{"id":7761,"date":"2022-01-24T04:11:48","date_gmt":"2022-01-24T04:11:48","guid":{"rendered":"https:\/\/granito.co.id\/?p=7761"},"modified":"2022-01-24T04:11:48","modified_gmt":"2022-01-24T04:11:48","slug":"ciptakan-kesan-mewah-di-rumah-dengan-granit-tile","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/granito.co.id\/id\/ciptakan-kesan-mewah-di-rumah-dengan-granit-tile\/","title":{"rendered":"Ciptakan Kesan Mewah di Rumah dengan Granit Tile"},"content":{"rendered":"<p>[:en]<span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang tidak ingin punya rumah mewah? Namun, perlu Anda tahu bahwa mewah atau tidaknya suatu rumah bukanlah dilihat dari ukuran rumah tersebut, melainkan bagaimana penggabungan elemen pada interior rumah menimbulkan kesan mewah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal interior rumah, banyak sekali aspek yang bisa disebutkan. Salah satu yang paling penting adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">material pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai. Ada banyak pilihan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai yang bisa disesuaikan dengan keseluruhan tema rumah, mulai dari keramik, marmer, kayu, tegel, hingga granit.<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap jenis tersebut akan menimbulkan kesan yang berbeda. Misalnya seperti lantai kayu yang memberikan kesan hangat, lantai tegel yang tampak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vintage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau lantai keramik dengan berbagai motif yang bisa disesuaikan dengan selera penghuni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika mencari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai untuk tampilan rumah yang tampak mewah, granit dan marmer bisa jadi pilihan tepat. Masalahnya, material kedua <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai ini termasuk sulit untuk dirawat karena marmer dan granit merupakan batu alam asli. Meski keduanya sangat kokoh dan tahan suhu tinggi, marmer dan granit memerlukan perawatan khusus. Granit harus dipoles secara berkala dan marmer tidak boleh terkena cairan berwarna karena akan meresap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang saja! Ada pilihan lain <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai yang tidak kalah mewah dari marmer dan granit, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sering juga disebut dengan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berbeda dari granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sebelumnya disebutkan. Apa perbedaannya? Simak artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Granit tile dengan komposisi material konsisten<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan sebuah pelapis lantai yang disusun dari material-material yang sama (homogen), mulai dari lapisan penyusun teratas hingga lapisan paling bawah. Jika dilihat secara sekilas, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tampak mirip dengan keramik. Namun, bila diperhatikan dengan saksama, keduanya sangat berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang disebutkan sebelumnya, material penyusun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granite tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bersifat sama dari lapisan atas hingga bawah. Hal ini berbeda dari keramik yang terdiri dari dua lapisan, yakni lapisan glazur untuk bagian atas dan lapisan tanah liat untuk bagian bawah. Sementara itu, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri terbuat dari tanah liat, pasir silika, pewarna atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan feldspar. Komposisi dari keempat bahan ini merata dari lapisan atas hingga bawah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan keramik pun berbeda, memberikan hasil yang berbeda pula. Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dibuat dengan teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pressing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, di mana granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlebih dahulu sebelum dibakar dalam suhu 1.230 derajat Celcius, suhu yang juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan pembuatan keramik. Proses inilah yang membuat granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih kokoh dan kuat daripada keramik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mungkin sering kali tertukar dengan granit. Meski memiliki nama yang mirip, keduanya adalah jenis yang sangat berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengacu pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogenous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang memang tampak menyerupai granit, dengan tampilan mengkilap sehingga memberikan kesan mewah dan menawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menilik sejarah granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jenis pelapis lantai yang satu ini memang terbilang baru apabila dibandingkan dengan keramik. Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baru muncul pada tahun 2000-an, sedangkan keramik sudah ada sejak 1990-an untuk menggantikan terrazzo. Selain itu, karena kualitas yang lebih tinggi, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dipatok dengan harga relatif lebih tinggi pula daripada keramik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu, perkataan \u201cada harga ada kualitas\u201d benarlah adanya. Dengan harga yang lebih tinggi, kemewahan yang ditawarkan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tidak bisa dipandang remeh. Untuk rumah yang tampak mewah, menggunakan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai pelapis lantai adalah pilihan tepat, apalagi jika dipadupadankan dengan elemen interior yang senada.<\/span><\/p>\n<p><b>Kelebihan menggunakan granit <\/b><b>tile<\/b><b> untuk lantai rumah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu membuat rumah tampak lebih mewah bukanlah satu-satunya keunggulan yang dimiliki granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pelapis lantai satu ini memiliki segudang kelebihan lain yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk Anda menggunakan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di rumah. Berikut ini beberapa kelebihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granite tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous til<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>.<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Mempunyai ketahanan yang baik<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, sudah dijelaskan sekilas mengenai proses pembuatan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlebih dahulu, baru kemudian dibakar pada suhu tinggi, yaitu 1.230 derajat Celcius. Proses ini membuat granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi pelapis lantai yang lebih keras dan tahan akan goresan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekuatan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga didukung dari material penyusunnya, yakni pasir silika dan feldspar. Kedua material tersebut adalah material keras yang mampu membuat granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki kuat tekan di atas 450kg\/cm<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saat pemasangan, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tidak perlu direndam terlebih dahulu seperti ketika memasang keramik. Biasanya cara ini dilakukan untuk menghindari keramik terlepas atau terangkat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas dasar kekuatan ini, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya cocok untuk dipasang di rumah, tetapi juga disarankan untuk digunakan pada area publik, tempat di mana lalu lintas orang cenderung tinggi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Cocok untuk area basah di rumah<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan lainnya dari granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah daya serap air yang sangat kecil sehingga cocok untuk area basah di rumah. Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki daya serap air di bawah 0,5%, sedangkan keramik mencapai 10%. Daya serap yang kecil ini membuat noda tidak mudah menempel pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga perawatannya pun lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga memiliki dua tekstur permukaan, yakni tekstur halus dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kasar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Tekstur agresif atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kasar yang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menyerupai batu alam ini sangat cocok untuk digunakan di area basah seperti kamar mandi atau teras rumah. Hal ini tentu saja untuk mengurangi risiko terpeleset.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Perawatan relatif mudah<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan untuk granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cenderung lebih mudah. Tidak seperti marmer yang bisa menyerap noda, berlumut, serta berubah warna karena cahaya matahari, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak akan mengalami hal itu. Pori-porinya yang sangat kecil membuat daya serap lebih rendah sehingga noda tidak akan menyerap pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, karena pori-pori yang kecil pula, debu dan kotoran juga tidak mudah menempel pada granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dilakukan dengan membersihkannya secara rutin seperti merawat keramik pada umumnya. Cara membersihkannya pun sangat mudah. Anda disarankan untuk menggunakan air serta cairan pembersih lantai yang memiliki pH netral. Selain mudah dirawat, pemasangan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga lebih mudah untuk dilakukan karena tepiannya yang sangat presisi dan berbentuk siku.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Hadir dengan beragam motif unik<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski namanya granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pelapis lantai satu ini tidak hanya bermotif <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyerupai granit alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika sebuah rumah memiliki konsep hangat dan tetap ingin menggunakan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai pelapis lantainya, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan motif kayu bisa jadi pilihan yang tepat. Selain itu, masih banyak ragam motif unik lainnya yang bisa disesuaikan dengan keseluruhan interior rumah, seperti granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan motif yang hanya ada di tengah, lantai granit yang menyerupai batu alam, motif lantai granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vintage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Tampilan lebih mengkilap<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jenis agresif yang bisa digunakan untuk ruang basah, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tersedia dengan permukaan yang lebih halus dan mengkilap. Permukaan mengkilap inilah yang membuat tampilan rumah tampak lebih mewah.<\/span><\/p>\n<p><b>Jenis-jenis permukaan granit <\/b><b><i>tile<\/i><\/b><b> berdasarkan ruangan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terbagi ke dalam beberapa jenis yang bisa disesuaikan berdasarkan ruangannya, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polished, unpolished, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga jenis ini dapat terlihat perbedaannya dari permukaan lantainya, membuat tampilan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini lebih bervariasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Polished<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> satu ini memiliki penampakan yang lebih mengkilap dan halus karena sudah melewati proses pemolesan menggunakan batu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">abrasive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Melalui proses ini, kilap yang dihasilkan tampak lebih sempurna dan mewah. Umumnya, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">polished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dipasang sebagai lantai interior di dalam rumah, kantor, hotel, restoran, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Unpolished<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berlawanan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki tekstur permukaan yang lebih kasar, hampir menyerupai tekstur batu alam. Dengan tekstur yang kasar, warna yang dihasilkan pun tampak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan tidak memiliki kilap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak melewati proses pemolesan dan hanya dilapisi dengan lapisan glazur. Dengan tekstur seperti ini, jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat cocok dipasang pada area basah, seperti kamar mandi, teras rumah, atau sekeliling kolam renang untuk menghindari terpeleset.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Rustic<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mungkin tidak sepopuler <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polished <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi jenis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> satu ini juga tidak boleh dilewatkan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan jenis granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan permukaan yang bergelombang dan menyerupai tekstur permukaan batu alam. Dengan tekstur seperti ini, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cocok untuk digunakan pada eksterior rumah, misalnya teras belakang rumah ataupun kolam renang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga jenis granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tekstur permukaan yang berbeda tersebut tersedia dalam berbagai ukuran yang lebih banyak jika dibandingkan dengan lantai keramik. Di pasaran, lantai granit tersedia dalam ukuran <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">60&#215;60, 80&#215;80, dan 60&#215;120<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda cukup menyesuaikan ukurannya dengan kebutuhan dan ukuran luas tempat tinggal Anda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Aneka motif granit <\/b><b><i>tile<\/i><\/b><b> yang dijual di pasaran<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tekstur permukaannya yang bermacam-macam, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granit tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga tersedia dalam motif yang sangat bervariasi. Ada motif kayu untuk rumah dengan konsep hangat, ada pula motif terrazzo, salah satu jenis pelapis lantai yang populer sebelum keramik mendominasi dunia perlantaian. Selain itu, masih banyak motif unik lainnya yang bisa Anda temui di pasaran. Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif kayu<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah dengan lantai kayu sudah tidak asing lagi. Konsep rumah yang sudah populer sejak dulu ini masih sering digunakan hingga sekarang. Namun, kayu sebagai lantai rumah memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah cepat lembap dan busuk bila Anda terlalu sering mengepel lantai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang menyukai lantai kayu, ada alternatif lain yang lebih efisien, yaitu granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bermotif kayu. Menggunakan corak kayu akan membuat hunian Anda lebih hangat tanpa mengurangi kemewahannya. Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">motif kayu ini bisa ditemukan pada koleksi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Artile<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Maison. Maison tersedia dalam lima warna kayu, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">White Birch Wood, Natural Oak Wood, Brown Pine Wood, Dark Mahogany Wood, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Iron Wood.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelima warna granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa digunakan di setiap ruangan, mulai dari ruang keluarga, ruang kamar, hingga dapur. Anda juga bisa menyesuaikan warna lantai dengan warna interior rumah Anda. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, untuk ruang keluarga yang tampak hangat dengan tembok putih serta sofa abu-abu, gunakan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan detail motif kayu berwarna natural seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">White Birch Wood.<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif terrazzo\u00a0<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terrazzo merupakan jenis pelapis lantai yang sering digunakan sebelum ada lantai keramik. Tampilannya sangat unik karena memiliki corak yang variatif, mulai dari corak berwarna polos hingga warna-warni. Motif terrazzo yang unik ini juga diadopsi pada granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa menemukan motif unik terrazzo pada granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">koleksi dari Artile<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Forte. Tersedia dalam dua jenis permukaan, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matte <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smooth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, koleksi granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> motif terrazzo ini tampak begitu mewah untuk dipasang pada rumah Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Forte <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki tiga warna, yakni Orion dengan warna putih gading, Dusk yang berwarna abu-abu, dan Dawn yang berwarna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">beige<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sementara itu, Forte <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smooth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terdiri dari satu jenis, tetapi memiliki motif yang lebih besar dan warna yang bervariasi dalam satu lembar lantai granit.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif travertine<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Travertine merupakan salah satu jenis batu alam yang juga termasuk ke dalam jenis marmer. Batu alam ini terbentuk dari proses pengendapan kalsium karbonat yang bisa ditemukan di sumber air panas dan gua kapur. Travertine sering digunakan untuk melapisi lantai atau dinding rumah karena tampilannya yang tampak sangat mewah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantai granit juga ada yang memiliki motif travertine ini. Pada<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> koleksi Ambience dari Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya, motif travertine tampak begitu mewah yang membuat seisi rumah terlihat semakin elegan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ambience hadir dengan permukaan mengkilap dalam nuansa warna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cream <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">cerah, memberikan efek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mirror<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada permukaannya terdapat aksen guratan horizontal halus yang menambah nuansa elegan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif marble<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marmer atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marble<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu jenis batuan yang paling populer untuk digunakan pada interior rumah. Motifnya yang sangat cantik serta warnanya yang beragam menjadikannya pelapis lantai dan dinding untuk meningkatkan kemewahan hunian. Marmer juga memiliki kilap yang memukau, membuatnya tampak bersih dan elegan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang ingin menggunakan marmer sebagai bagian dari interior rumahnya, tetapi perawatannya yang sulit dilakukan membuat sebagian besar orang ragu. Namun, bagi yang ingin menggunakan marmer untuk pelapis lantai, Anda bisa memilih lantai granit motif marmer sebagai alternatifnya. Selain lebih murah, perawatannya pun lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada koleksi Aurora dari Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat lantai granit motif marmer dengan tiga nuansa warna berbeda. Salah satunya Aurora Mirror Latte yang hadir dalam warna abu-abu muda kecokelatan. Tersedia pula Aurora Mirror Waffle yang menonjolkan motif marmer dalam warna kuning. Tidak ketinggalan Aurora Mirror Silk dengan nuansa warna putih beraksen abu-abu lembut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantai granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">motif<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> marmer <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bisa digunakan pada ruangan apa saja. Mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, kamar, hingga ruang makan. Warna putih cerahnya juga membuat ruangan tampak lebih bersih dan elegan. Selain itu, lantai granit marmer ini cocok dipadupadankan dengan berbagai elemen interior, seperti kayu atau besi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif stone\u00a0<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, granit adalah batu alam, itulah mengapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga disebut sebagai granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau lantai granit. Banyak lantai granit pun bermotif batu yang beredar di pasaran. Motif ini jugalah yang banyak dicari oleh konsumen untuk dipasang pada lantai rumah mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, lantai granit dengan motif batu tersedia dalam permukaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Meski tidak memiliki kilauan, lantai granit motif <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini justru tampak unik dan tidak mengurangi kemewahannya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat enam warna berbeda yang bisa Anda temukan pada koleksi Artile Outback, yakni Brumby dengan warna abu-abu muda serta guratan putih, Wallaby dengan warna abu-abu yang memiliki guratan agak besar, Wombat dengan warna abu-abu tua, Taipan dengan warna kuning muda elegan, Sunbird dengan warna kuning <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cream <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">disertai guratan rapat, serta Dingo dengan perpaduan warna cokelat dan sedikit oranye.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, ada banyak sekali jenis pelapis lantai yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan konsep interior hunian. Mulai dari keramik, jenis yang paling sering dipakai saat ini, hingga pelapis lantai dari batu-batuan alam seperti marmer, granit, dan travertine.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di antara banyaknya jenis pelapis lantai, ada satu jenis yang bisa jadi pilihan untuk Anda yang ingin tampilan rumah mewah, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau disebut juga dengan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berbeda dari granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukanlah jenis pelapis lantai yang terbuat dari batu granit. Namanya diadopsi dari tampilannya yang menyerupai granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu, kualitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granit tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini tidak perlu diragukan. Dibuat dari proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pembakaran dengan suhu yang lebih tinggi dari keramik, membuat granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki ketahanan yang lebih kuat dibandingkan dengan keramik biasa. Ketahanan yang luar biasa ini membuatnya cocok digunakan pada area publik dengan kapasitas orang banyak. Selain itu, perawatannya pun sangat mudah. Anda cukup membersihkannya dengan pembersih lantai pH netral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya kokoh dan mudah dirawat, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga bisa digunakan pada area <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">outdoor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti taman, teras depan atau belakang, dan kolam renang. Selain itu, jenis pelapis lantai ini juga bisa dipasang di ruang basah seperti kamar mandi. Tidak perlu takut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tergelincir<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, permukaan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki dua jenis, yakni halus dan kasar. Untuk permukaan yang kasar, tentu akan mencegah risiko <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tergelincir<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika permukaannya sedang basah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya jenis permukaannya yang bervariasi, motif <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granit tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun bervariasi dan bisa disesuaikan dengan selera Anda. Mulai dari motif kayu, marmer, terrazzo, hingga motif batu, semua tersedia di <\/span><a href=\"https:\/\/granito.co.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Granito<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika Anda ragu bagaimana motif granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 akan tampak pada hunian, Anda bisa memvisualisasikannya pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">V<\/span><\/i><a href=\"https:\/\/granito.co.id\/visualiser\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">isualiser<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">Granito<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda juga bisa berkonsultasi gratis dengan tim <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">desain<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mendapatkan saran-saran terbaik mengenai\u00a0 granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span>[:id]<span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang tidak ingin punya rumah mewah? Namun, perlu Anda tahu bahwa mewah atau tidaknya suatu rumah bukanlah dilihat dari ukuran rumah tersebut, melainkan bagaimana penggabungan elemen pada interior rumah menimbulkan kesan mewah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbicara soal interior rumah, banyak sekali aspek yang bisa disebutkan. Salah satu yang paling penting adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">material pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai. Ada banyak pilihan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai yang bisa disesuaikan dengan keseluruhan tema rumah, mulai dari keramik, marmer, kayu, tegel, hingga granit.<\/span><\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap jenis tersebut akan menimbulkan kesan yang berbeda. Misalnya seperti lantai kayu yang memberikan kesan hangat, lantai tegel yang tampak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vintage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, atau lantai keramik dengan berbagai motif yang bisa disesuaikan dengan selera penghuni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika mencari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai untuk tampilan rumah yang tampak mewah, granit dan marmer bisa jadi pilihan tepat. Masalahnya, material kedua <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai ini termasuk sulit untuk dirawat karena marmer dan granit merupakan batu alam asli. Meski keduanya sangat kokoh dan tahan suhu tinggi, marmer dan granit memerlukan perawatan khusus. Granit harus dipoles secara berkala dan marmer tidak boleh terkena cairan berwarna karena akan meresap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenang saja! Ada pilihan lain <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelapis<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lantai yang tidak kalah mewah dari marmer dan granit, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau sering juga disebut dengan<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berbeda dari granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sebelumnya disebutkan. Apa perbedaannya? Simak artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Granit Tile dengan Komposisi Material Konsisten<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan sebuah pelapis lantai yang disusun dari material-material yang sama (homogen), mulai dari lapisan penyusun teratas hingga lapisan paling bawah. Jika dilihat secara sekilas, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tampak mirip dengan keramik. Namun, bila diperhatikan dengan saksama, keduanya sangat berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang disebutkan sebelumnya, material penyusun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granite tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bersifat sama dari lapisan atas hingga bawah. Hal ini berbeda dari keramik yang terdiri dari dua lapisan, yakni lapisan glazur untuk bagian atas dan lapisan tanah liat untuk bagian bawah. Sementara itu, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri terbuat dari tanah liat, pasir silika, pewarna atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan feldspar. Komposisi dari keempat bahan ini merata dari lapisan atas hingga bawah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan keramik pun berbeda, memberikan hasil yang berbeda pula. Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dibuat dengan teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pressing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, di mana granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlebih dahulu sebelum dibakar dalam suhu 1.230 derajat Celcius, suhu yang juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan pembuatan keramik. Proses inilah yang membuat granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lebih kokoh dan kuat daripada keramik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mungkin sering kali tertukar dengan granit. Meski memiliki nama yang mirip, keduanya adalah jenis yang sangat berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengacu pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogenous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang memang tampak menyerupai granit, dengan tampilan mengkilap sehingga memberikan kesan mewah dan menawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menilik sejarah granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, jenis pelapis lantai yang satu ini memang terbilang baru apabila dibandingkan dengan keramik. Granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> baru muncul pada tahun 2000-an, sedangkan keramik sudah ada sejak 1990-an untuk menggantikan terrazzo. Selain itu, karena kualitas yang lebih tinggi, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dipatok dengan harga relatif lebih tinggi pula daripada keramik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu, perkataan \u201cada harga ada kualitas\u201d benarlah adanya. Dengan harga yang lebih tinggi, kemewahan yang ditawarkan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tidak bisa dipandang remeh. Untuk rumah yang tampak mewah, menggunakan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai pelapis lantai adalah pilihan tepat, apalagi jika dipadupadankan dengan elemen interior yang senada.<\/span><\/p>\n<p><b>Kelebihan Menggunakan Granit T<\/b><b>ile<\/b><b> untuk Lantai Rumah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mampu membuat rumah tampak lebih mewah bukanlah satu-satunya keunggulan yang dimiliki granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pelapis lantai satu ini memiliki segudang kelebihan lain yang bisa jadi bahan pertimbangan untuk Anda menggunakan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di rumah. Berikut ini beberapa kelebihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granite tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous til<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">e<\/span><b>.<\/b><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Mempunyai ketahanan yang baik<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya, sudah dijelaskan sekilas mengenai proses pembuatan granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang di-<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terlebih dahulu, baru kemudian dibakar pada suhu tinggi, yaitu 1.230 derajat Celcius. Proses ini membuat granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjadi pelapis lantai yang lebih keras dan tahan akan goresan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekuatan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga didukung dari material penyusunnya, yakni pasir silika dan feldspar. Kedua material tersebut adalah material keras yang mampu membuat granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki kuat tekan di atas 450kg\/cm<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, saat pemasangan, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tidak perlu direndam terlebih dahulu seperti ketika memasang keramik. Biasanya cara ini dilakukan untuk menghindari keramik terlepas atau terangkat (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">popping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atas dasar kekuatan ini, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak hanya cocok untuk dipasang di rumah, tetapi juga disarankan untuk digunakan pada area publik, tempat di mana lalu lintas orang cenderung tinggi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Cocok untuk area basah di rumah<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan lainnya dari granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah daya serap air yang sangat kecil sehingga cocok untuk area basah di rumah. Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki daya serap air di bawah 0,5%, sedangkan keramik mencapai 10%. Daya serap yang kecil ini membuat noda tidak mudah menempel pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sehingga perawatannya pun lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga memiliki dua tekstur permukaan, yakni tekstur halus dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kasar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Tekstur agresif atau <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kasar yang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> menyerupai batu alam ini sangat cocok untuk digunakan di area basah seperti kamar mandi atau <a href=\"https:\/\/granito.co.id\/4-rekomendasi-warna-granit-lantai-untuk-teras-depan-rumah-2\/\">teras rumah<\/a>. Hal ini tentu saja untuk mengurangi risiko terpeleset.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Perawatan relatif mudah<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perawatan untuk granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cenderung lebih mudah. Tidak seperti marmer yang bisa menyerap noda, berlumut, serta berubah warna karena cahaya matahari, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak akan mengalami hal itu. Pori-porinya yang sangat kecil membuat daya serap lebih rendah sehingga noda tidak akan menyerap pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Selain itu, karena pori-pori yang kecil pula, debu dan kotoran juga tidak mudah menempel pada granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merawat granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa dilakukan dengan membersihkannya secara rutin seperti merawat keramik pada umumnya. Cara membersihkannya pun sangat mudah. Anda disarankan untuk menggunakan air serta cairan pembersih lantai yang memiliki pH netral. Selain mudah dirawat, pemasangan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga lebih mudah untuk dilakukan karena tepiannya yang sangat presisi dan berbentuk siku.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Hadir dengan beragam motif unik<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski namanya granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pelapis lantai satu ini tidak hanya bermotif <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menyerupai granit alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika sebuah rumah memiliki konsep hangat dan tetap ingin menggunakan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sebagai pelapis lantainya, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan motif kayu bisa jadi pilihan yang tepat. Selain itu, masih banyak ragam motif unik lainnya yang bisa disesuaikan dengan keseluruhan interior rumah, seperti granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan motif yang hanya ada di tengah, lantai granit yang menyerupai batu alam, motif lantai granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">vintage<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Tampilan lebih mengkilap<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jenis agresif yang bisa digunakan untuk ruang basah, granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga tersedia dengan permukaan yang lebih halus dan mengkilap. Permukaan mengkilap inilah yang membuat tampilan rumah tampak lebih mewah.<\/span><\/p>\n<p><b>Jenis-Jenis Permukaan Granit T<\/b><b><i>ile<\/i><\/b><b>\u00a0Berdasarkan Ruangan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terbagi ke dalam beberapa jenis yang bisa disesuaikan berdasarkan ruangannya, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polished, unpolished, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga jenis ini dapat terlihat perbedaannya dari permukaan lantainya, membuat tampilan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini lebih bervariasi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Polished<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> satu ini memiliki penampakan yang lebih mengkilap dan halus karena sudah melewati proses pemolesan menggunakan batu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">abrasive<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Melalui proses ini, kilap yang dihasilkan tampak lebih sempurna dan mewah. Umumnya, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">polished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dipasang sebagai lantai interior di dalam rumah, kantor, hotel, restoran, dan lain sebagainya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Unpolished<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berlawanan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki tekstur permukaan yang lebih kasar, hampir menyerupai tekstur batu alam. Dengan tekstur yang kasar, warna yang dihasilkan pun tampak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan tidak memiliki kilap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak melewati proses pemolesan dan hanya dilapisi dengan lapisan glazur. Dengan tekstur seperti ini, jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sangat cocok dipasang pada area basah, seperti kamar mandi, teras rumah, atau sekeliling kolam renang untuk menghindari terpeleset.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Rustic<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mungkin tidak sepopuler <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">polished <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">unpolished<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, tetapi jenis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> satu ini juga tidak boleh dilewatkan. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> merupakan jenis granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan permukaan yang bergelombang dan menyerupai tekstur permukaan batu alam. Dengan tekstur seperti ini, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> cocok untuk digunakan pada eksterior rumah, misalnya teras belakang rumah ataupun kolam renang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketiga jenis granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan tekstur permukaan yang berbeda tersebut tersedia dalam berbagai ukuran yang lebih banyak jika dibandingkan dengan lantai keramik. Di pasaran, lantai granit tersedia dalam ukuran <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">60&#215;60, 80&#215;80, dan 60&#215;120<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda cukup menyesuaikan ukurannya dengan kebutuhan dan ukuran luas tempat tinggal Anda.<\/span><\/p>\n<p><b>Aneka motif granit <\/b><b><i>tile<\/i><\/b><b> yang dijual di pasaran<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain tekstur permukaannya yang bermacam-macam, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granit tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga tersedia dalam motif yang sangat bervariasi. Ada motif kayu untuk rumah dengan konsep hangat, ada pula motif terrazzo, salah satu jenis pelapis lantai yang populer sebelum keramik mendominasi dunia perlantaian. Selain itu, masih banyak motif unik lainnya yang bisa Anda temui di pasaran. Berikut penjelasannya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif kayu<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumah dengan lantai kayu sudah tidak asing lagi. Konsep rumah yang sudah populer sejak dulu ini masih sering digunakan hingga sekarang. Namun, kayu sebagai lantai rumah memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya adalah cepat lembap dan busuk bila Anda terlalu sering mengepel lantai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi Anda yang menyukai lantai kayu, ada alternatif lain yang lebih efisien, yaitu granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bermotif kayu. Menggunakan corak kayu akan membuat hunian Anda lebih hangat tanpa mengurangi kemewahannya. Granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">motif kayu ini bisa ditemukan pada koleksi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Artile<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Maison. Maison tersedia dalam lima warna kayu, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">White Birch Wood, Natural Oak Wood, Brown Pine Wood, Dark Mahogany Wood, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Iron Wood.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelima warna granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini bisa digunakan di setiap ruangan, mulai dari ruang keluarga, ruang kamar, hingga dapur. Anda juga bisa menyesuaikan warna lantai dengan warna interior rumah Anda. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, untuk ruang keluarga yang tampak hangat dengan tembok putih serta sofa abu-abu, gunakan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan detail motif kayu berwarna natural seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">White Birch Wood.<\/span><\/i><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif terrazzo\u00a0<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terrazzo merupakan jenis pelapis lantai yang sering digunakan sebelum ada lantai keramik. Tampilannya sangat unik karena memiliki corak yang variatif, mulai dari corak berwarna polos hingga warna-warni. Motif terrazzo yang unik ini juga diadopsi pada granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Anda bisa menemukan motif unik terrazzo pada granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">koleksi dari Artile<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Forte. Tersedia dalam dua jenis permukaan, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matte <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smooth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, koleksi granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> motif terrazzo ini tampak begitu mewah untuk dipasang pada rumah Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Forte <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">matte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki tiga warna, yakni Orion dengan warna putih gading, Dusk yang berwarna abu-abu, dan Dawn yang berwarna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">beige<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sementara itu, Forte <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">smooth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terdiri dari satu jenis, tetapi memiliki motif yang lebih besar dan warna yang bervariasi dalam satu lembar lantai granit.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif travertine<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Travertine merupakan salah satu jenis batu alam yang juga termasuk ke dalam jenis marmer. Batu alam ini terbentuk dari proses pengendapan kalsium karbonat yang bisa ditemukan di sumber air panas dan gua kapur. Travertine sering digunakan untuk melapisi lantai atau dinding rumah karena tampilannya yang tampak sangat mewah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantai granit juga ada yang memiliki motif travertine ini. Pada<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> koleksi Ambience dari Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, misalnya, motif travertine tampak begitu mewah yang membuat seisi rumah terlihat semakin elegan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Ambience hadir dengan permukaan mengkilap dalam nuansa warna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cream <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">cerah, memberikan efek <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mirror<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Pada permukaannya terdapat aksen guratan horizontal halus yang menambah nuansa elegan.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif marble<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marmer atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marble<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah salah satu jenis batuan yang paling populer untuk digunakan pada interior rumah. Motifnya yang sangat cantik serta warnanya yang beragam menjadikannya pelapis lantai dan dinding untuk meningkatkan kemewahan hunian. Marmer juga memiliki kilap yang memukau, membuatnya tampak bersih dan elegan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang yang ingin menggunakan marmer sebagai bagian dari interior rumahnya, tetapi perawatannya yang sulit dilakukan membuat sebagian besar orang ragu. Namun, bagi yang ingin menggunakan marmer untuk pelapis lantai, Anda bisa memilih lantai granit motif marmer sebagai alternatifnya. Selain lebih murah, perawatannya pun lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada koleksi Aurora dari Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat lantai granit motif marmer dengan tiga nuansa warna berbeda. Salah satunya Aurora Mirror Latte yang hadir dalam warna abu-abu muda kecokelatan. Tersedia pula Aurora Mirror Waffle yang menonjolkan motif marmer dalam warna kuning. Tidak ketinggalan Aurora Mirror Silk dengan nuansa warna putih beraksen abu-abu lembut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantai granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">motif<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> marmer <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bisa digunakan pada ruangan apa saja. Mulai dari ruang tamu, ruang keluarga, kamar, hingga ruang makan. Warna putih cerahnya juga membuat ruangan tampak lebih bersih dan elegan. Selain itu, lantai granit marmer ini cocok dipadupadankan dengan berbagai elemen interior, seperti kayu atau besi.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b><i>Motif stone\u00a0<\/i><\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, granit adalah batu alam, itulah mengapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga disebut sebagai granit<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau lantai granit. Banyak lantai granit pun bermotif batu yang beredar di pasaran. Motif ini jugalah yang banyak dicari oleh konsumen untuk dipasang pada lantai rumah mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, lantai granit dengan motif batu tersedia dalam permukaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rustic<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Meski tidak memiliki kilauan, lantai granit motif <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini justru tampak unik dan tidak mengurangi kemewahannya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat enam warna berbeda yang bisa Anda temukan pada koleksi Artile Outback, yakni Brumby dengan warna abu-abu muda serta guratan putih, Wallaby dengan warna abu-abu yang memiliki guratan agak besar, Wombat dengan warna abu-abu tua, Taipan dengan warna kuning muda elegan, Sunbird dengan warna kuning <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cream <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">disertai guratan rapat, serta Dingo dengan perpaduan warna cokelat dan sedikit oranye.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini, ada banyak sekali jenis pelapis lantai yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan konsep interior hunian. Mulai dari keramik, jenis yang paling sering dipakai saat ini, hingga pelapis lantai dari batu-batuan alam seperti marmer, granit, dan travertine.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, di antara banyaknya jenis pelapis lantai, ada satu jenis yang bisa jadi pilihan untuk Anda yang ingin tampilan rumah mewah, yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homogeneous tile <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau disebut juga dengan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Berbeda dari granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bukanlah jenis pelapis lantai yang terbuat dari batu granit. Namanya diadopsi dari tampilannya yang menyerupai granit <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">alam<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walau begitu, kualitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granit tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini tidak perlu diragukan. Dibuat dari proses <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">press<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pembakaran dengan suhu yang lebih tinggi dari keramik, membuat granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki ketahanan yang lebih kuat dibandingkan dengan keramik biasa. Ketahanan yang luar biasa ini membuatnya cocok digunakan pada area publik dengan kapasitas orang banyak. Selain itu, perawatannya pun sangat mudah. Anda cukup membersihkannya dengan pembersih lantai pH netral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya kokoh dan mudah dirawat, granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga bisa digunakan pada area <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">outdoor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti taman, teras depan atau belakang, dan kolam renang. Selain itu, jenis pelapis lantai ini juga bisa dipasang di ruang basah seperti kamar mandi. Tidak perlu takut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tergelincir<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, permukaan granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> memiliki dua jenis, yakni halus dan kasar. Untuk permukaan yang kasar, tentu akan mencegah risiko <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tergelincir<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika permukaannya sedang basah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak hanya jenis permukaannya yang bervariasi, motif <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">granit tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun bervariasi dan bisa disesuaikan dengan selera Anda. Mulai dari motif kayu, marmer, terrazzo, hingga motif batu, semua tersedia di <\/span><a href=\"https:\/\/granito.co.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Granito<\/span><\/a>\u00a0<span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika Anda ragu bagaimana motif granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0 akan tampak pada hunian, Anda bisa memvisualisasikannya pada <\/span><a href=\"https:\/\/granito.co.id\/visualiser\/\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Visualiser<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">Granito<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Anda juga bisa berkonsultasi gratis dengan tim <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">desain<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Granito<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">TM<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk mendapatkan saran-saran terbaik mengenai\u00a0 granit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span>[:]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[:en]Siapa yang tidak ingin punya rumah mewah? Namun, perlu Anda tahu bahwa mewah atau tidaknya suatu rumah bukanlah dilihat dari ukuran rumah tersebut, melainkan bagaimana penggabungan elemen pada interior rumah menimbulkan kesan mewah.\u00a0 Berbicara soal interior rumah, banyak sekali aspek yang bisa disebutkan. Salah satu yang paling penting adalah material pelapis lantai. Ada banyak pilihan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7757,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"slim_seo":{"title":"Ciptakan Kesan Mewah di Rumah dengan Granit Tile - Granito","description":"[:en] Siapa yang tidak ingin punya rumah mewah? Namun, perlu Anda tahu bahwa mewah atau tidaknya suatu rumah bukanlah dilihat dari ukuran rumah tersebut, melain"},"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[14],"class_list":["post-7761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-general","tag-dekorasi-interior"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7761"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7761\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/granito.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}